Majalengka–NUANSA POST.
Sebuah terobosan infrastruktur pedesaan yang dinanti masyarakat akhirnya terwujud. Jalan Usaha Tani (JUT) Sawah Pakuwon di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka resmi diresmikan dalam acara grand opening yang dihadiri tokoh masyarakat dan petani setempat. Kehadiran JUT ini diharapkan menjadi katalis pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Kepala Desa Kasturi Drs. Yadi Supriadi dalam sambutannya menegaskan bahwa JUT bukan sekadar jalan biasa, melainkan akses strategis yang membuka peluang baru bagi kemajuan desa. “JUT ini adalah akses langsung yang membuka jalan transportasi, tidak hanya menghubungkan antar blok sawah, tetapi juga diharapkan dapat menghubungkan antar desa,” ujar Yadi saat grand opening.
Lebih lanjut dijelaskan, JUT memiliki fungsi multidimensi yang sangat vital bagi masyarakat. Pertama, sebagai sarana utama untuk mengangkut hasil pertanian dari lahan ke pasar, yang selama ini menjadi kendala karena akses jalan yang sulit. Dengan adanya JUT, petani dapat menghemat waktu dan biaya transportasi, sekaligus menjaga kualitas hasil panen.
Yang menarik, JUT juga dirancang sebagai sarana olahraga bagi warga. Jalan yang mulus dan berada di tengah hamparan sawah ini menjadi lokasi ideal untuk jogging, bersepeda, dan aktivitas fisik lainnya, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat pedesaan.
Dampak ekonomi yang paling ditunggu adalah peningkatan kesejahteraan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan aksesibilitas yang lebih baik, peluang distribusi produk pertanian dan UMKM lokal akan meningkat signifikan. Hal ini diproyeksikan akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
“Sarana ini dapat berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi warga, terutama bagi para petani dan pelaku UMKM yang selama ini mengalami kesulitan akses,” tambah Kades Kasturi dengan optimis.
Peresmian JUT Sawah Pakuwon ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Masyarakat Desa Kasturi menyambut baik kehadiran JUT ini dengan harapan besar bahwa infrastruktur ini akan menjadi awal dari transformasi ekonomi desa menuju kesejahteraan yang lebih baik. (SITI AMINAH)****
