Kota Bandung, NUANSA POST
Rangkaian kegiatan program Ngadoor 2025 Pemerintah Kota Bandung telah selesai dilaksanakan. Ngadoor singkatan dari Ngakhitan Door To Door berjalan lancar. 215 anak dari keluarga kurang mampu telah dikhitan secara gratis. Adapun Ngadoor terakhir dilaksanakan di Kantor Kecamatan Kiaracondong, Rabu (26/11/2025).
Meskipun merupakan program kolektif Pemkot Bandung, Wali Kota Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota H. Erwin kerap mensosialisasikan ke warga saat kunjungan kerja kegiatan Pemkot Bandung. Adapun Wakilnya senantiasa meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan. Kehadiran Erwin secara konsisten dalam berbagai kegiatan Ngadoor di kecamatan-kecamatan dalam memastikan program ini berjalan optimal.
Rangkaian Ngadoor berakhir Minggu ini di 3 kecamatan; Kantor Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari dilaksanakan hari Senin (24/11), Kecamatan Cibeunying Kidul pada Selasa (25/11), dan terakhir di Kecamatan Kiaracondong hari Rabu (26/11) serta sebagainya dilaksanakan Ngakhitan Door to door di rumah warga.
Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin kerap hadir di acara Ngadoor karena merupakan program Bandung UTAMA sebagai upaya mendorong terwujudnya janji kampanye tersebut menjadi program nyata bagi warga kurang mampu di Kota Bandung.
Ngadoor merupakan program kolektif Pemkot Bandung, Wakil Wali Kota Erwin sering kali menjadi tokoh sentral dalam mensosialisasikan dan meninjau langsung pelaksanaan program di lapangan. Kehadiran beliau secara konsisten dalam berbagai kegiatan Ngadoor di kecamatan-kecamatan menunjukkan keterlibatan pribadinya yang kuat dalam memastikan program ini berjalan optimal.
Rangkaian pelaksanaan Ngadoor berakhir Minggu ini di 3 kecamatan; Kantor Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Rancasari pada hari Senin (24/11), Kecamatan Cibeunying Kidul pada Selasa (25/11), dan terakhir di Kecamatan Kiaracondong hari Rabu (26/11).
Sebagiannya ada yang dilaksanakan Ngakhitan Door to door langsung di rumah warga masing-masing.
Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, SE., M.Pd. menjadi satu sosok figur utama yang mengawal dan mendorong terwujudnya janji kampanye tersebut menjadi program nyata bagi warga kurang mampu di Kota Bandung.
“Ngadoor” (Ngakhitan Gratis Door to Door) 2025 secara marathon dilakukan di Kecamatan se-Kota Bandung sepanjang bulan November 2025.
“Alhamdulillah program Ngadoor di tahun 2025 ini telah selesai sesuai target kuota 215 Anak beres dikhitan secara gratis. Ngadoor akan berlanjut tahun 2026 sebanyak 500 anak,” kata Biben Fikriana.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua tim pelaksana dan semua pihak yang terlibat dalam mensukseskan Ngadoor.
Diakuinya dalam perjalanannya terdapat kekurangan dan kelemahan sebagai bahan evaluasi untuk Ngadoor tahun depan agar dapat terlaksana lebih baik lagi dari segala keperluan termasuk dari jumlah anggarannya harus ditingkatkan.
Program Ngadoor bersifat berkelanjutan direncanakan terus berjalan setiap tahun sekaligus Pemkot Bandung akan mengevaluasi agar tahun berikutnya program Ngadoor dapat semakin prima dilaksanakan baik secara teknis maupun kepatutan kelayakan anggaran biaya dan lainnya.
Sebagai informasi Ngadoor berikutnya bagi masyarakat Kota Bandung dapat memantau melalui akun Instagram resmi penyelenggara di @ngadoor_kotabdg.
“Ngadoor” Ngakhitan Gratis Door to Door ke rumah warga di tiap Kecamatan se-Kota Bandung. Program ini sebagai kesehatan sosial yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bandung, yang bertujuan memberikan layanan khitan (sunat) gratis langsung ke rumah warga, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
Ngadoor merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, memastikan warga memperoleh hak dasar di bidang kesehatan dan kesejahteraan.
Sementara itu Lurah Mekarjaya Adi A Sudrajat yang sigap dan intens kerap hadir dan mendukung program sosial kemasyarakatan menyampaikan kepada LHI bahwa meski mendadak Kantornya digunakan untuk pelaksanaan Ngakhitan Door To Door.
“Kebetulan anak yang dikhitan terbanyak dari wilayah kita tetapi pokoknya untuk program sosial membantu masyarakat (mohon maaf dalam tanda petik warga yang kurang mampu, bagi saya sangat mendukung penuh. Apa yang harus kita persiapkan maka menyambut senang dan memanfaatkan fasilitas yang ada di Kantor Kelurahan Mekarjaya,” ujar Adi.
Kedepannya Adi berharap program Ngadoor dapat lebih banyak lagi jumlah kuota anak yang dikhitan gratis oleh Pemkot Bandung. Pihaknya siap bekerjasama untuk mensukseskan program Ngadoor termasuk turut serta mensosialisasikannya.
Kemudian Biben Fikriana menambahkan bahwa program Ngadoor tahun 2026 akan dilaksanakan mulai awal tahun sehingga memiliki waktu panjang dan dapat melayani khitan gratis lebih banyak dilakukan dirumah masing-masing warga Kota Bandung. (RIEZCKY)***
