BeritaDaerah

Pembangunan Saluran Irigasi Inpres Tahap III di Bangunharja Genjot Ketahanan Pangan Ciamis

9

Ciamis. NUANSA POST

Dalam peningkatan ketahanan pangan kembali diperkuat melalui pembangunan infrastruktur pertanian berupa saluran irigasi di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Proyek yang memanfaatkan Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III ini berada di bawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, dan saat ini memasuki tahap pengerjaan di wilayah Dusun Cipicung Saung Gendong bebedahan perbatasan Banjar Bangunharja dengan panjang saluran mencapai sekitar -+300  meter. Selasa (09/12/2025).

Pembangunan saluran irigasi ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi tersier yang berfungsi langsung menunjang lahan pertanian warga. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengairan sawah, memperluas cakupan distribusi air, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Desa Bangunharja dan wilayah sekitarnya.

Menurut informasi dari petugas lapangan, pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan tahapan pembersihan jalur, penggalian, penataan pasangan batu, hingga pemasangan struktur beton pada titik-titik tertentu yang membutuhkan penguatan. Progres pembangunan sejauh ini berjalan sesuai jadwal dan mengikuti mekanisme kerja yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan lapangan yang dilakukan Tim NuansaPost, para pekerja tampak tengah melakukan proses penyusunan batu pada dinding saluran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air nantinya dapat mengalir optimal tanpa hambatan, terutama menjelang musim tanam yang membutuhkan suplai air maksimal.

Salah satu warga setempat Eso menyambut, baik adanya pembangunan irigasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun distribusi air ke sawah sering mengalami kendala akibat kerusakan dan sedimentasi pada saluran lama.“Dengan saluran baru ini, kami berharap sawah bisa terairi dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang tenaga ahli pembangunan yang dikenal berpengalaman dalam proyek PJN Provinsi, melalui pesan singkat WhatsApp menjelaskan bahwa keterlibatan tenaga ahli lokal dalam proyek ini mampu meningkatkan kualitas hasil pekerjaan sekaligus menunjukkan kapasitas SDM daerah dalam mendukung program nasional.

Yahya Yousha Leander, S.I.Kom., M.T., selaku PPK OP SDA2 BBWS Citanduy menegaskan, bahwa seluruh pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi irigasi dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta berada dalam pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan ketepatan waktu penyelesaian. Ia juga menambahkan bahwa proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi para petani.

“Kami memastikan seluruh pekerjaan dilakukan sesuai ketentuan teknis. Harapannya, saluran irigasi ini mampu meningkatkan ketersediaan air bagi para petani dan mendorong produktivitas pertanian di Bangunharja,” tegasnya.(ADE ARIS)****

Exit mobile version