Uncategorized

Puncak Hari Pramuka ke-65, Kak Eman Suherman Tekankan Gerakan Pramuka Harus Bermanfaat bagi Masyarakat.

28

Majalengka–NUANSA POST.

Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka menggelar puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Sabtu (5/9/2026).Peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan komitmen Gerakan Pramuka agar semakin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pentas seni dan pembacaan puisi akrostik yang mengambil singkatan dari nama Ketua Kwarcab sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak Drs. H. Eman Suherman, MM. Puisi tersebut dibacakan oleh Tigin Kinanti Damara.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan sejumlah penghargaan dan apresiasi kepada anggota Gerakan Pramuka yang dinilai telah memberikan pengabdian dan kontribusi bagi organisasi.

Salah satu penghargaan yang menjadi perhatian adalah Lencana Karya Bakti yang diraih Kak Eman Suherman atas prestasi dan kinerja dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak Adam Suhara, mengatakan penghargaan tersebut tidak terlepas dari komitmen Kak Eman dalam menerjemahkan amanat Kwartir Nasional (Kwarnas) agar setiap Kwarcab dapat membangun minimal satu rumah tidak layak huni.

“Amanat dari Kwarnas agar setiap Kwarcab membangun satu rumah rutilahu dan dijawab oleh Kak Eman Suherman dengan membangun 22 rutilahu melalui kolaborasi dengan Baznas,” kata Adam.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Gerakan Pramuka di Kabupaten Majalengka tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Kwarcab sekaligus Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak Eman Suherman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini ikut mengawal serta mendukung program kerja Gerakan Pramuka.

Ia menegaskan, memasuki usia ke-65 tahun, Gerakan Pramuka harus semakin kuat dalam menghadirkan generasi yang memiliki karakter, jiwa pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Ketika umur Pramuka 65 tahun, harus terus hadir, harus terus semangat untuk menghadirkan manusia yang mulia, yang penuh pengabdian,” ujar Kak Eman.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan momentum Hari Pramuka ke-65 sebagai bahan evaluasi atau muhasabah untuk memperkuat kontribusi Gerakan Pramuka dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Majalengka.

“Kepada semua stakeholders, jadikan momentum 65 tahun Pramuka ini untuk muhasabah. Bagaimana semangat ini bisa membangun di semua program Pemerintah Kabupaten Majalengka,” katanya.

Kak Eman menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan filosofi untuk terus menjadi lebih baik dari hari ke hari. Menurutnya, prinsip tersebut juga menjadi ruh dari tagline pembangunan Kabupaten Majalengka, “Majalengka Langkung Sae.” “Tagline Majalengka Langkung Sae tujuannya agar semua aspek kehidupan rakyat terus lebih baik ke depannya,” tandasnya.

Kak Eman secara khusus berpesan kepada jajaran pengurus Kwarcab dan seluruh anggota Gerakan Pramuka agar menjadikan peringatan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan tahunan yang bersifat seremonial.

Ia berharap berbagai program kepramukaan dapat diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah.

“Saya sangat berharap peringatan 65 tahun ini tidak hanya seremonial, tapi bagaimana kehadiran Pramuka bermanfaat bagi rakyat. Tidak hanya membentuk karakter anak bangsa, tetapi bagaimana program Pramuka sejalan dengan program pemerintah yang tujuan utamanya mensejahterakan rakyat,” ungkapnya.

Ia juga meminta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat untuk terus memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka, khususnya di tingkat kwartir ranting.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan Pramuka justru dapat membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan kemasyarakatan.

“Pramuka di tingkat ranting sangat butuh support. Ini akan meringankan tugas-tugas ketika menggandeng Pramuka, termasuk urusan kemasyarakatan. Akan lebih mudah ketika kita berkolaborasi,” jelasnya.

Kak Eman mengingatkan seluruh pihak agar tidak memandang sebelah mata potensi Gerakan Pramuka. Ia menilai, dengan kebersamaan dan soliditas yang terus dijaga, Pramuka dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun generasi muda sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan anggap remeh Pramuka. Untuk itu saya titip, bangun terus kebersamaan dan soliditas, agar rakyat bisa sejahtera dan kita bisa menghadirkan generasi muda yang handal, bermanfaat bagi nusa, bangsa dan agama,” pungkasnya.

Penghargaan dan Apresiasi
Dalam puncak peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut juga dilaksanakan penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka kepada sejumlah penerima.

Lencana Melati diberikan kepada Ading, S.Pd., Endi Rohaendi, S.Pd., M.Pd., Eer Suhersih, S.Pd., dan Edi Krisnadi, S.Pd., M.Pd.

Lencana Darma Bakti diberikan kepada Jabatullah, S.Pd.

Sementara Lencana Pancawarsa diberikan kepada Hj. Nani Yuliany, S.Pd., M.Pd. (Pancawarsa 5); Drs. Agus Permana, MP. dan Ikin Asikin, S.IP., M.IP.Kp. (Pancawarsa 4); Dr. Dede Sofyan Hadi, M.Ag. (Pancawarsa 3); Dr. Drs. H. Nasrudin, M.M.Pd., Evi Fachlaeli, S.KM., M.Epid., dan Yuliawati Kusdiansah, SE. (Pancawarsa 2).

Sedangkan penerima Lencana Pancawarsa 1 yakni Uju Gustawan, SE., Tika Apriliyantini R., S.Gz., M.KM., Dr. H. Toto Warsito, S.Ag., M.Ag., Indra Budhiman, S.AP., Rizky Ginanjar Satyagraha, S.STP., M.Si., dan Supar tyningsih, S.IP., M.A.P.

Untuk Lencana Teladan, penghargaan diberikan kepada Tiara Dwi Silviana.
Selain itu, dilakukan penyematan tanda ikut serta kegiatan Jambore Nasional kepada Nizam Fayyadh Nurfalah, Fatih Nur Fatahillah, Agniezka Puspitasari, dan Nisa Auliya Agusni.

Puncak peringatan juga diisi dengan penyerahan piala kejuaraan Lomba Penguatan Kehumasan.

Untuk kategori Lomba Menulis Berita, Juara 1 diraih Kwartir Ranting Maja, Juara 2 Kwartir Ranting Palasah, dan Juara 3 Kwartir Ranting Majalengka.
Sedangkan kategori Lomba Reportase, Juara 1 diraih Kwartir Ranting Banjaran, Juara 2 Kwartir Ranting Palasah, dan Juara 3 Kwartir Ranting Cingambul.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi penegasan bahwa di usia ke-65, Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka terus diarahkan untuk tidak berhenti pada kegiatan organisasi semata, melainkan hadir sebagai bagian dari kekuatan sosial yang ikut mendukung pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(SITI AMINAH)

Exit mobile version