OKI Sumsel, LINTAS PENA—–Insiden memprihatinkan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Proses pembedahan yang tengah berlangsung terganggu akibat pemadaman listrik secara mendadak.
Mirisnya, lambatnya respons pengaktifan generator set (genset) memaksa tim medis menggunakan lampu ponsel sebagai sumber penerangan darurat untuk melanjutkan tindakan operasi. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan pasien.
Informasi yang dihimpun menjurus kepada kendala teknis yang dinilai sebagai kelalaian yang teriprediksi, mengingat kondisi genset Rumah Sakit Umum Daerah Kayuagung diketahui sebelumnya memang sedang dalam kondisi rusak dan membutuhkan perbaikan.
Dengan demikian kelalaian tersebut merupakan gagalnya managemen dalam mengontrol instrumen kendali pada tiap bidang yang mengatur berbagai fasilitas penunjang terutama insprastruktur vital di RSUD Kayuagung.
Menyoroti hal tersebut pula, tokoh organisasi Pemuda Pemerhati Pemerintah, Andi menilai kelalaian dalam pemeliharaan infrastruktur vital ini bisa berakibat fatal bagi keselamatan pasien.
“Tidak hanya bagi mereka yang tengah berada di kondisi meja operasi, tentunya juga pasien kritis lainnya yang bergantung pada perangkat medis bertenaga listrik, ” ujar Andi.
Dia menegaskan agar managemen RSUD Kayuagung tidak menganggap sepele akan hal demikian, terlebih sehubungan dengan nyawa pasien yang sekejap bisa melayang karena kelalaian medis.
Disamping dia menyinggung instruksi Bupati OKI saat pelantikan pejabat beberapa waktu lalu. “Saat itu, Bupati menekankan agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab OKI mampu berinovasi dan berani mengambil kebijakan tegas demi optimalisasi pelayanan publik,
”Jika masalah mendesak seperti ini tidak segera direspons, maka arahan Pak Bupati mengenai inovasi dan ketegasan dalam melayani masyarakat hanya akan menjadi retorika belaka,” sesalnya.
Namun disayangkan, hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Kayuagung belum memberikan keterangan resmi, meski upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat maupun sambungan telepon WhatsApp belum mendapatkan respon dari yang bersangkutan.(MUCHTAR K.A)
