AdvertorialBengkalis

Pemerintah Kuala Alam Hidupkan Kembali Ronda Malam Ilustrasi Siskamling, Sebagai Tradisi Kampung Untuk Pengamanan

6
×

Pemerintah Kuala Alam Hidupkan Kembali Ronda Malam Ilustrasi Siskamling, Sebagai Tradisi Kampung Untuk Pengamanan

Sebarkan artikel ini

Bengkalis-NUANSA POST  

Ronda malam bukan hal baru, sudah menjadi tradisi kampung dari Sabang hingga Merauke sejak lama. Masalah utama bukan ada edaran, tetapi konsistensi warga dan kesadaran bersama menjaga keamanan lingkungan sekitar rumah.Rabu 19 November 2025

Pemerintah menyiapkan pelatihan Satlinmas, meliputi kesamaptaan, penanggulangan bencana, hingga perlindungan masyarakat yang komprehensif. Melansir situs Slideshare, siskamling diartikan sebagai sistem keamanan berbasis kerjasama masyarakat dan aparat dengan fungsi preventif.

Menurut Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, Linmas memiliki peran menjaga ketertiban, membantu bencana, hingga mengamankan pemilu. Gaji Linmas dibayarkan dari dana desa, namun ronda malam tetap bersifat sukarela, menuntut partisipasi masyarakat secara nyata.

Beberapa daerah mulai menggunakan sistem digital, seperti laporan ronda berbasis Google Drive di Kuala alam, sehingga mempermudah pemantauan. Teknologi memungkinkan jadwal ronda diumumkan melalui aplikasi, lengkap dengan notifikasi, jadi meningkatkan efektivitas partisipasi warga.

Kesuksesan siskamling bergantung pada kepedulian warga, bukan hanya surat edaran atau pantauan pejabat pusat. Dengan partisipasi aktif, ronda malam bisa menjadi simbol gotong royong nyata, menjaga keamanan kampung lebih efektif dari aparat. (  RIAN SUMARLIN )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *