BeritaDaerah

Bupati Labusel Antar Intan Mutiara ke Pondok Pesantren

14
×

Bupati Labusel Antar Intan Mutiara ke Pondok Pesantren

Sebarkan artikel ini

Labusel, NUANSA POST

Komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dalam memastikan akses pendidikan yang inklusif kembali terlihat. Sabtu (26/7/2025), Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang, secara langsung mengantar Ananda Intan Mutiara Nasution untuk memulai pendidikan barunya di Pondok Pesantren Ar-Rasyid, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba.

Sebelum keberangkatan, Bupati Fery terlebih dahulu mengundang Intan untuk makan siang bersama di Rumah Dinas Bupati. Momen tersebut juga dihadiri Forkopimda dan beberapa tokoh, sebagai bentuk kehangatan dan dukungan moril dari seluruh unsur pemerintahan daerah kepada Intan. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat terasa di meja makan sederhana itu, seolah menegaskan bahwa Intan bukan hanya anak dari satu keluarga, tapi anak dari seluruh Labusel.

Usai makan siang bersama, Bupati didampingi Wakil Bupati Syahdian Purba Siboro dan jajaran Forkopimda, di antaranya Dandim 0209/LB Letkol Inf Yudy Ardiyan Saputro, Ketua DPRD Ari Winata, Wakapolres Kompol R. Samosir, Kakan Kemenag Awaluddin Habibi,  Plh Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, Ketua KPAD Labusel Ilham langsung bergerak menuju lokasi pondok pesantren.

Tampak pula Kakan, Danramil 11/Kotapinang Mayor Inf Hendra Gunawan, Camat Torgamba Boy Gusman, Plt Kadis Pendidikan Zulpan Amsar Hasibuan, dan tokoh lainnya. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Direktur Ponpes Ar-Rasyid, Buya M. Fikri Al-Azhari.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar Kamis (24/7/2025), di mana Intan menyampaikan langsung kepada Bupati keinginannya untuk melanjutkan pendidikan di pesantren. Mendengar hal tersebut, Bupati Fery bersama Kakan Kemenag sepakat untuk membantu mewujudkannya.

“Hari ini kami Forkopimda hadir, dikomandoi oleh Kakan Kemenag, menghantarkan anak kita Intan Mutiara ke pondok pesantren. Alhamdulillah, disambut baik oleh pihak yayasan dan pengasuh. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami terhadap masa depan anak-anak kita,” ucap Bupati Fery Sahputra.

Bupati juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengeluarkan imbauan kepada seluruh satuan pendidikan di bawah Pemkab Labusel dan Kemenag Labusel agar tidak membebankan peserta didik dengan kewajiban yang tidak bersifat esensial. “Ini langkah preventif agar tak ada lagi anak-anak yang kehilangan hak belajarnya karena faktor non-akademik,” tegasnya.

Kakan Kemenag Labusel, Awaluddin Habibi, yang turut hadir dan aktif dalam proses ini menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat dan perhatian serius Bupati.

“Kami dari Kemenag sangat berterima kasih  atas respons cepat Bupati Labusel. Intan sekarang menjadi bagian dari keluarga besar pendidikan pesantren di bawah naungan Kemenag. Semoga menjadi anak yang sholehah dan sukses dunia akhirat,” ujar Awaluddin.

Sementara itu, Direktur Pondok Pesantren Ar-Rasyid, Buya M. Fikri Al-Azhari, mengungkapkan rasa syukur dan kesiapannya mendampingi Intan dalam proses pendidikan di pesantren.

“Kami menyambut Intan dengan penuh kehangatan. Insya Allah akan kami didik dan bimbing dengan sebaik-baiknya. Terima kasih kepada Pemkab Labusel atas kepercayaan dan sinergi yang sangat baik ini,” ujar Buya Fikri.

Intan sendiri tampak gembira saat tiba di lingkungan pondok pesantren. Ia menatap harapan baru yang kini terbuka luas berkat dukungan banyak pihak.

Langkah ini mempertegas bahwa di Labusel, tidak ada anak yang ditinggalkan. Semua mendapat hak yang sama untuk meraih pendidikan dan masa depan yang lebih baik. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai pengatur, tetapi sebagai pelindung dan penggerak kebaikan. (SYAIPUL HARIS Hrp)****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *