Rupat, NUANSA POST
Pengurus Kelompok Tani MUALAF Rupat Kab.Bengkalis menyampaikan kehilangan mesin alat pertanian Jaitor yang merupakan bantuan dari APBN,dan kehilangan ternak lembu bantuan dari Dana Desa , ojol dan balap liar yang selalu di Jalan Poros Hasem AR ke PJ Kepala Desa Pangkalan Pinang , hari Jum’at 10 April 2026.
Penjabat Kepala Desa Pangkalan Pinang Hazri,S. Sos. M.IP. memerintahkan Sekdes Erfan S.Pd agar mengundang seluruh Ketua RT dan RW, limas dan FKPM hari Selasa 14 April 2026 untuk melakukan rapat mencari solusi.Kalau pelaku pencuriannya tertangkap agar diseragkan ke aparat kepolisian.”Kami bersama Ketua BPD Pak Marwan dan tokoh masyarakat setuju dengan langkah ini, terutama untuk mengantisipasi terjadinya pencurian di wilayah desa kami,juga mencari pelaku pencurian terhadap peralatan tani milik Kelompok Tani MUALAF,”ujarnya.
Selain itu, kata PJ Kades Hazri , pihak Pemdes Pangkalan Pinang sepakat untuk mengantisipasi maraknya balapan liar di Jalan Poros Hasem AR demi keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berlalulintas.
Sementara itu, Bendahara Kelompok Tani MUALAF Rupat Muhammad Syopri didampingi pengurus mesin Asek melaporkan kejadian pencurian mesin tersebut ke Pemdes Pangkalan Pinang dan sekaligus meminta untuk menggerakan fungsi Linmas dan FKPM untuk mencegah terjadinya pencurian di masyarakat maupun keresahan terkait maraknya balapan liar.
”Kelompok tani kami kehilangan mesin Jaitor sudah dua kali sehingga mengalami kerugian sekitar Rp.38.000.000. Juga mesin pompa air. Kami berharap, aparat kepolisian Polsek Rupat dapat menangkap pencuri mesin milik Ketua Kelompok Tani MUALAF Rupat. Barang bukti berupa sandal milik pencuri bisa dijadikan langkah penyelidikan yang dilakukan petugas kepolisian,”ujar Muhammad Syopri
Hazri,S. Sos. M.IP. pun berharap kepada aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus pencurian dan menangkap pencurinya, karena belakangan ini kejadian pencurian di wilayah Desa Pangkalan Pinang sudah beberapa kali terjadi dan meresahkan masyarakat.”Untuk mencegah pencurian dan balap liar, fungsi Linmas dan FKPM agar lebih dioptimalkan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat di desa kita,”pungkasnya. (TIM)****






