Kota Banjar, NUANSA POST
Masyarakat Banjar pasti tau nama besar PERSIBAN (Persatuan Sepak Bola Banjar) yang kini telah berubah nama menjadi PERSIKOBAN semenjak Banjar naik status sebagai Kota Banjar. Sepak bola Banjar Patroman era 70-80-an telah banyak menghantarkan pemain – pemain berlaga di persepakbolaan Nasional.
Semangat pelaku pesepakbola tulen asal Banjar kini tengah kembali membara untuk menumbuhkembangkan dengan cita – cita bukan kaleng – kaleng melalui management PSP atas inisiatornya Yayan Herdiana salah satu pemain legendaris PERSIBAN Era 80-an.
Pada Sabtu 5 April 2025, Para pemain Legendaris Persiban kini telah berusia diatas 60 tahun. Semangat dalam diri mereka takan pernah padam, terbukti kali ini mengadakan pertandingan eksebisi dengan Klub PSP yang berkepanjangan dari Paris Sepak Bola Parungsari.
Nampak legendaris pemain Persiban diantaranya; Imanuel, Eme Suherman, Budi Yoga, Ade Risnandar, Darsim Afandi, Dadang Sanjaya, Wahyu Hidayat dan Imam Supardi.
Di era 70-80 an mereka sukses membawa Banjar (Persiban) dalam Turnamen Suharto Cup 1982.
Sebagaimana diungkapkan oleh Eme Suherman, Persiban telah terbukti melahirkan dua (2) bintang pesepakbola Nasional yakni Heri Kiswanto dan Widodo C Putra yang tiada lain adalah adik kandungnya Imanuel.
Sang Pesepakbola legendaris Persiban Banjar, Imanuel membawa klub Legend WCP (Widodo C Putra) yang berdomisili dari Kecamatan Majenang – Cilacap Jawa Tengah. Mengikuti pertandingan persahabatan melawan Paris Sepak Bola Parungsari yang mana para pemainnya di dominasi generasi muda.
Yayan Herdhiana sebagai inisiator berdirinya PSP adalah putra asli Parungsari Kota Banjar yang selama kurang lebih 44 tahun berkehidupan di Paris Francis. Ia memahami betul untuk ikhtiar penghidupan yang lebih makmur harus meninggalkan tanah kelahirannya, meskipun hidup di negara orang lain itu bukan perkara yang mudah namun harus ekstra beradaptasi baik dengan cuaca 4 musim di Francis dan berbagai penyesuaian tata cara hidup di negara eropa.
Kembali ke Pertandingan exsibisi PSP vs WCP nampak dihadiri Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono tiada lain merupakan sahabat semasa duduk dibangku sekolah. merupakan teman sekolah.
Orang nomor satu di Banjar yang akrab disapa Jidar (H. Sudarsono) menyampaikan terima kasih atas nostalgia berkumpulnya kembali legendaris pesepakbola Persiban. “Semoga dengan adanya pertandingan exsibisi ini menjadi pemicu insan sepak bola yang lain,” Tutur Jidar.
Wali Kota Banjar H. Sudarsono sendiri telah memiliki Sekolah Sepak Bola gratis (SSB) Raharja Muda, dimana saat ini sudah mempunyai puluhan anak didik yang berlatih.”Dengan dibentuknya klub sepak bola PSP ini tujuannya adalah agar bisa menyumbangkan pemain sepak bola yang berprestasi untuk Kota Banjar ke depan,” Ujar Yayan.
Ia berharap dunia sepak bola di Kota Banjar dapat kembali berjaya mengulang torehan sejarah keemasan di era 80 an. Untuk itu ia menekankan perlunya manajemen yang profesional dan dukungan dari pemerintah Kota Banjar.
Legendaris Persiban Yayan di dampingi bersama Eme Suherman kini tengah berencana menggelar Turnamen Sepak Bola U-16 di Agustus mendatang.
Adapun ajang permulaan turnamen khusus untuk klub U 16 sekup lokal se-Kota Banjar. Hal itu ditujukan dalam rangka seleksi pencarian pemain sepak bola yang benar-benar berbakat asli putra Kota Banjar.
Skor 1-2 PSP vs WCP dalam laga eksebisi PSP vs WCP, kedua kesebelasan nampak penuh persahabatan dan bermain fair play selama pertandingan berlangsung hingga akhir. (RIEZCKY)






