Kota Banjar. NUANSA POST
Pemerintah Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar menggelar kegiatan Sedekah Bumi dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memperingati Hari Jadi ke-48 Desa Waringinsari. Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, S.Pd., Kepala Desa Waringinsari Kuswanti, Sekretaris Desa Saeful Anwar, unsur Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dispora, Kepala DKP, Kepala BPBD, Camat Langensari Rina Purnamasari, S.STP., M.M., Kapolsek Langensari, Danramil Langensari, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil WaliKota Banjar Dr. H. Supriana. S. Pd., menyampaikan, bahwa kegiatan Sedekah Bumi dan Hari Jadi Desa Waringinsari telah menjadi agenda rutin yang terus mendapat dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini saya kembali dapat menghadiri kegiatan ini. Terlihat lebih meriah, lebih semarak, dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil-hasil pertanian yang telah diberikan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi tema yang mengolaborasikan nilai budaya dan agama, terlihat dari berbagai hiasan berbahan janur kuning yang menjadi ciri khas perayaan tahun ini. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan membangun Desa Waringinsari.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, rangkaian kegiatan juga menjadi momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui doa bersama yang melibatkan tokoh lintas agama untuk memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Desa Waringinsari.
Sementara itu, Kepala Desa Waringinsari Kuswanti menjelaskan, bahwa peringatan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya lomba tumpeng, ziarah ke makam para leluhur dan mantan kepala desa yang telah wafat, pengajian akbar dengan penceramah dari Bandung, serta doa bersama lintas agama.
“Kami memberikan kesempatan kepada seluruh umat beragama untuk memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing.
Harapannya, Desa Waringinsari ke depan semakin maju, semakin sukses, tetap rukun, dan masyarakatnya senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan serta budaya,” ungkap Kuswanti.
Ketua Panitia K.H. Latif Masrus menjelaskan, bahwa rangkaian peringatan Hari Jadi ke-48 Desa Waringinsari diselenggarakan selama dua hari dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Pada hari pertama digelar karnaval tumpeng, perlombaan tumpeng, serta doa lintas agama. Sementara pada hari kedua akan dilaksanakan ziarah ke makam para leluhur di TPU Pasir Lening, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di halaman kantor desa, servis kendaraan bermotor, pengumuman pemenang lomba tumpeng, pembagian santunan kepada masyarakat, dan ditutup dengan puncak acara Pengajian Akbar yang menghadirkan mubaligh K.H. Ramdan Juniarsyah dari Kota Kembang, Bandung,” jelasnya.
Camat Langensari Rina Purnamasari, S.STP., M.M., turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang dipadukan dengan nilai-nilai religius dan semangat kebersamaan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-48 dan Sedekah Bumi ini, diharapkan semangat gotong royong, rasa syukur, serta kerukunan antarumat beragama di Desa Waringinsari terus terjaga sehingga mampu menjadi fondasi dalam mewujudkan desa yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera. (RIEZCKY)






