Sumedang, NUANSA POST
nggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Komisi IV, Dapil XI (Sumedang, Majalengka, Subang), H. Raden Tedi, ST, MM, melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan bertempat di MA Aliyah Muhammadiyah Cikaramas, Desa Cikaramas, Kecamatan Tanjungmedar Kabupaten Sumedang, Sabtu (7/2/2026)
Dalam kegiatan tersebut jelas menjadi kesempatan ruang terbuka warga untuk menyampaikan berbagai aspirasinya yang mana terdapat seruan terkait isu infrastruktur sampai kesejahteraan bagi guru honorer.
Raden Tedi menjelaskan, kegiatan pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di daerah Pemilihan merupakan kewajiban anggota legislatif untuk turun langsung ke masyarakat.
Selain menjalankan fungsi pengawasan terkait jalannya roda pemerintahan di dapilnya sebagai wakil rakyat tentunya sekaligus menampung aspirasi langsung dari masyarakat.”Aspirasi rakyat ini saya tampung dan akan dibawa ke tingkat provinsi untuk diperjuangkan agar mendapat perhatian eksekutif, terkhusus Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi,” papar Raden Tedi.
Menurutnya bahwa Infrastruktur dasar seperti jalan, trotoar, penerangan jalan umum, dan fasilitas pendidikan masih menjadi prioritas pembangunan Pemprov Jabar di Tahun 2026.
Raden Tedi menegaskan bahwa infrastruktur yang baik akan berdampak pada pergerakan ekonomi masyarakat. Lebih lanjut ia menyoroti akan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas publik yang harus tetap terawat agar nilai manfaatnya berdampak lebih lama dan produktif.
Adapun persoalan bangunan liar di bantaran sungai dan potensi banjir di sejumlah wilayah kabupaten menjadi perhatian dalam diskusi. “Saya mengingatkan agar pembangunan tidak dilakukan di daerah aliran sungai demi mencegah risiko banjir yang lebih besar,” tandasnya.
Kemudian memasuki sesi dialog, warga menyampaikan berbagai aspirasinya.
Nanang Sutisna meminta agar kondisi PJU di jalur Sumedang menuju Desa Cikaramas, Kecamatan Tanjungmedar, yang banyak padam. Raden Tedi langsung memberikan tanggapannya, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat. Adapun ruas jalan tersebut diduga merupakan jalan provinsi. Sedangkan untuk PJU di jalan Kabupaten, aspirasi akan disampaikan melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang.
Aspirasi lainnya menyeruak terkait isu kesejahteraan tenaga pendidik.
Arif Muslim seorang guru honorer mengemukakan aspirasinya agar kesejahteraan guru honorer di tingkat MTS dan MA agar secepatnya mendapat perhatian lebih.”Guru honorer saat ini masih memprihatinkan, meski mereka memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, mohon dibantu Pak Dewan Raden Tedi,” ujar Arif.
Raden Tedi mengiyakan akan persoalan kesejahteraan guru honorer adalah salah satu isu yang akan diperjuangkan di DPRD Provinsi Jawa Barat. “Upaya peningkatan kesejahteraan perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan kas daerah dan kebijakan pemerintah yang berlaku. Kami memahami kondisi guru honorer dan akan berupaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan mereka di tingkat provinsi. Tentu semua harus diselaraskan dengan kemampuan anggaran pemerintah,” terang Raden Tedi.
Pada penghujung kegiatan pengawasan diakhiri dengan komitmen untuk menindaklanjuti aspirasi warga, baik terkait perbaikan infrastruktur, penerangan jalan, maupun perhatian terhadap tenaga pendidik.
Tentu saja atas terselenggaranya Forum dialog seperti ini diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat dan pembuat kebijakan. Tiada lain agar persoalan di tingkat Kota/Kabupaten se-Jabar khususnya di Sumedang untuk dapat diakomodir di tingkat provinsi. (Riezky-JBR)






