Ciamis, NUANSA POST
Dalam upaya mendukung program pemerintah menuju Indonesia Bebas TBC pada tahun 2027, kegiatan skrining Tuberkulosis (TBC) massal digelar di tingkat kecamatan pada Rabu 5/08/2026. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini menyasar sekitar 200 warga dari empat desa terdekat.
Koordinator Lapangan Kegiatan, Muhamad Zikri Mulya Prayoga, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini difokuskan pada kelompok masyarakat yang memiliki risiko tinggi penularan maupun kondisi rentan tertentu.
“Pemeriksaan ini ditujukan untuk melacak indeks kasus, yaitu kontak erat dari pasien TBC seperti keluarga dan tetangga guna mencegah penularan lebih luas. Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan terhadap penderita diabetes, penderita gizi buruk, serta lansia,” ujar Zikri di lokasi kegiatan.
Adapun lima desa yang menjadi sasaran peserta dalam kegiatan ini meliputi, wilayah Desa sekecamatan Ciamis yakni Desa Cisadap, Desa panyingkiran, Desa pawindan . desa imbanagara dan imbanagara raya hal itu yang laksanakan tempat Desa Panyingkiran Kec Ciamis Kab Ciamis
Melalui kegiatan skrining massal ini, diharapkan kasus TBC dapat ditemukan lebih awal sehingga pasien bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Langkah pencegahan dan deteksi dini ini menjadi kunci utama agar target eliminasi TBC di Indonesia pada tahun 2027 mendatang dapat tercapai secara maksimal : (ADI SUMARNA)***






