Majalengka

Sinergi Budaya dan Syukur: Wabup Dena Muhamad dan Kades H. Dedi Sukses Gelar Pareresan Cikijing

25
×

Sinergi Budaya dan Syukur: Wabup Dena Muhamad dan Kades H. Dedi Sukses Gelar Pareresan Cikijing

Sebarkan artikel ini

Majalengka–NUANSA POST.

Pemerintah Desa Kancana kembali menggelar tradisi adat Pareresan atau pesta panen raya sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi. Acara tahunan yang dipusatkan di Blok Cilangcang Tonggoh, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka ini berlangsung meriah pada Selasa, 11 Agustus 2026, dengan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan. Camat, dan Danramil juga seluruh Kepala Desa se Kecamatan Cikijing
Kepala Desa Kancana, H. Dedi, menyampaikan bahwa kegiatan adat ini bukan sekadar rutinitas musiman, melainkan sebuah komitmen kuat dalam menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
“Gelar pareresan ini sebagai simbol budaya yang harus terus kita lestarikan. Untuk memeriahkan suasana, pesta panen tahun ini diramaikan pula dengan hiburan rakyat, salah satunya menampilkan kesenian tradisional berupa pagelaran Wayang Golek dari Putra Giri Harja 3 oleh dalang kenamaan H. Dadan Sunandar Sunarya,” ujar H. Dedi saat memberikan keterangan di sela-sela jalannya acara.
Kehadiran Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan, menambah kekhidmatan dan semangat warga setempat. Dalam sambutannya, orang nomor dua di Majalengka tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat Desa Kancana yang tetap teguh memelihara kearifan lokal.
“Kegiatan ini merupakan wujud syukuran, sebuah tradisi turun-temurun sebagai ungkapan terima kasih warga yang mayoritas petani atas limpahan hasil bumi. Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, pareresan ini juga menjadi sarana memperkuat gotong royong dan silaturahmi antarwarga di lingkungan desa,” papar Dena Muhamad Ramdhan di hadapan para hadirin.
Acara yang menyedot antusiasme ribuan penonton ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan ketat yang dilakukan oleh personel gabungan dari jajaran Polsek Cikijing Polres Majalengka. Kombinasi antara nilai sakral syukuran pertanian dan hiburan seni wayang golek legendaris terbukti sukses memperkokoh identitas budaya masyarakat Cikijing. (Siti Aminah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *