Kota Bandung, NUANSA POST
Pada hari Minggu 4 Mei 2025 bertempat di Ballroom Heritage Bumi Sangkuriang Jalan Kiputih Kota Bandung, Badan Pengurus Bumi Sangkuriang secara rutin mengadakan kegiatan Halal Bihalal selepas merayakan hari Raya Idul Fitri.
Bumi Sangkuriang disingkat BS kini menginjakan usianya ke-155 Tahun. Konon BS Didirikan oleh beberapa orang Eropa pada masa era Belanda tahun 1870 di namai Societeit Concordia, Country Club Concordia yang kini menjadi Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang.
BS berdiri pada awalnya menempati di Gedung Merdeka, akan tetapi pasca dihelatnya Konprensi Asia-Afrika kemudia dipindah ke Jalan Kiputih No 12 Ciumbuleuit Kecamatan Cidadap Kota Bandung – Jawa Barat, memiliki lahan 2 hektar yang pengelolaanya secara profesional kepada mereka yang berkompeten d bidang hospitality.
Dalam perjalanannya Bumi Sangkuriang dalam SK Menteri Kehakiman tertanggal 21 Februari 1974 no Y.A.5/48/10 (tambahan berita acara Negera RI tanggal 10 Mei 1974 no 38, iklan no 6/1974) Perkumpulan Bumi Sangkuriang diperluas yang bertujuan guna mempererat dan memperluas pergaulan antara para anggotanya dengan masyarakat umum.
Pemandangan Halal Bihalal keluarga besar Bumi Sangkuriang nampak luar biasa dengan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin.”Saya mendapat undangan dari pengelola BP Bumi Sangkuriang, ini Heritage yang harus kita jaga. Tentunya BS jangan sampai kolep. Iuran masuk dari anggota Rp. 100 juta-an – pengeluaran Rp. 300 juta-an, bagaimana ini agar tetap bertahan dan lebih dari itu harus menyimpan dana stok untuk menggaji setahun ke depan,” kata H. Erwin.
ari hasil pertemuan dalam Hala Bihalal direncanakan ditindaklanjuti nanti pada audiensi bersama pengurus BP Bumi Sangkuriang untuk berembug mencari solusi terbaik selain mempertahankannya juga harus bisa melestarikannya untuk jangka panjang pasalnya Heritage Bumi Sangkuriang merupakan satu-satunya peninggalan sejarah berusia 1,5 Abad.
Wakil Wali Kota Bandung Kang Erwin lantas menegaskan, selaku Umaro jiwanya terpanggil untuk bergerak ambil langkah demi keberlangsungan BS. Hal ini merupakan aset Kota Bandung yang sangat berharga sebagaimana erat dengan kebudayaan dan seni Sunda.
Ketua BP Bumi Sangkuriang Dr. Dewo Broto bersama Wakil Ketua dan jajaran pengurusnya menerangkan, acara Halal Bihalal rutin dilaksanakan setiap tahun serta kegiatan lainnya seperti Pesta Rakyat 17 Agustus.
“Pesta Rakyat juga rutin kita gelar tanggal 17 Agustus, BS pernah beranggotakan sebanyak 4000 orang. Tetapi perubahan jaman bergeser kini tinggal 800 member lebih,” kata Dewo.
Heritage Bumi Sangkuriang merupakan sejarah legenda Sunda milik Jawa Barat . Ia mengaku bersama anggota dan para pengurusnya berupaya keras menghidupkan keberlangsungan Bumi Sangkuriang agar tetap berjalan.
Pendapatan dari pengelolaan Heritage Bumi Sangkuriang bersumber terbesar dari iuran anggota. BS terbuka untuk menerima anggota/ member baru dari masyarakat umum yang tentu saja melalui mekanisme penyeleksian yang telah ditentukan dalam kepengurusan BP Bumi Sangkuriang.
“Heritage Bumi Sangkuriang ini adalah legenda tertua Sunda – Jawa Baratnya. Kami berusaha untuk menghidupkan mendanai operasional setiap bulannya. Dapat berjalan saja sudah bersukur, pemasukan lainnya dari penyewaan pesta perkawinan/ hajatan, kolam renang, hotel, taman hamparan jukut yang luas dan restoran,” cetus Dewo.
Ketua BP BS Dewo menyampaikan terima kasih atas respon baik dari Wakil Wali Kota Bandung Kang Erwin yang akan membantu salah satu diantaranya dengan terobosan utamanya yaitu akan menggelar acara – acara di Bumi Sangkuriang.”Mudah – mudahan nanti bisa berlanjut lebih baik,” pungkas Ketua Badan Pengurus Bumi Sangkuriang Dewo Broto. (RIEZCKY)






