Uncategorized

KDM Beri BPJS-K 1 Juta Pekerja Informal di Acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga Pelaku Seni Budaya

9
×

KDM Beri BPJS-K 1 Juta Pekerja Informal di Acara Abdi Nagri Nganjang Ka Warga Pelaku Seni Budaya

Sebarkan artikel ini

Bandung, NUANSA POST

Pemdaprov Jabar melalui Disparbud Jabar sebagai kepanitiaan pelaksana Gelaran “Abdi Nagri Nganjang Ka Warga” dengan  tema yang di usung kali ini lebih kepada ajang “Festival Pelayanan Publik Sareng Pelaku Seni Tur Budaya” di laksanakan di halaman Gedung Sate, Jumat (7/11).

Kabar baiknya untuk masyarakat Jabar,  sebanyak 1 juta pekerja informal di Jawa Barat mendapatkan perlindungan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) dan pemerintah kabupaten/ kota bekerja sama dalam membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi mereka.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerangkan untuk pemberian asuransi bagi tenaga informal bertujuan agar mereka mendapat perlindungan ketenagakerjaan.

Beberapa pekerja informal yang menerima asuransi tersebut, di antaranya sopir, tenaga kebersihan, kuli bangunan, pemulung, asisten rumah tangga, serta seniman.

Adapun total anggaran untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 1 juta pekerja informal mencapai Rp. 25 miliar.“Di tengah-tengah kita menghadapi menurunnya daya dukung fiskal yang kehilangan Rp2,5 triliun, Pemdaprov Jabar pada tahun ini memberikan asuransi ketenagakerjaan bagi 1 juta orang tenaga informal. Mulai bulan ini kita setor (iurannya),” ucap KDM.

Langkah Pemdaprov Jabar tersebut diapresiasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Ia berharap, pemerintah daerah lain mengikuti langkah Pemdaprov Jabar dalam melindungi tenaga kerja informal.“Terimakasih kepada Pemdaprov Jabar, menjadi pemprov pertama yang mengalokasikan anggaran dukungan untuk para pelaku seni dan budaya,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Diharapkan akan lebih banyak pelaku seni dan budaya yang dibiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh Pemdaprov Jabar.“Kami sangat mengapresiasi program ini. Ini menjadi tanggungjawab semua pihak, termasuk dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/ kota dan pihak swasta,” pungkas Fadli Zon. (RIEZCKY)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *