Uncategorized

Anggota DPRD Jabar Raden Tedi: Jabar Harus Gerak Cepat Solusikan Agar Banjir Longsor Besar Tidak Terjadi

8
×

Anggota DPRD Jabar Raden Tedi: Jabar Harus Gerak Cepat Solusikan Agar Banjir Longsor Besar Tidak Terjadi

Sebarkan artikel ini

Bandung, NUANSA POST

Situasi dan kondisi alam di Jawa Barat sedang tidak baik-baik saja. Banjir dan longsor menjadi bencana yang sangat menakutkan dimana mengakibatkan kerugian materi bahkan merenggut nyawa. Perhatian khusus datang dari Anggota DPRD Jabar sekaligus sebagai Wakil Ketua Komisi IV, H Raden Tedi, ST., M.M.

Raden Tedi merupakan salah satu kader terbaik Partai PAN, ia menjabat kali kedua periode berjalan dari dapil SMS (Subang, Majalengka, Sumedang).”Saya menyampaikan turut berdukacita yang mendalam kepada seluruh korban terdampak banjir dan longsor di wilayah Jabar terutama longsor di Anjarsari Kabupaten Bandung. Kita tidak boleh menyalahkan intensitas air hujan yang masih cukup tinggi, ini sebagai bahan evaluasi bersama mulai dari secara teknis pendirian bangunan serta pengolahan dan pemanfaatan alam semesta,” ungkap Raden Tedi (10/12).

Kemudian ia menanggapi apa yang diungkapkan Gubernur Jabar KDM terkait Bandung akan tenggelam usai rakor penangangan bencana bansor di IPDN Jatinangor (9/12).

Alih fungsi lahan yang tidak tepat menjadi salah satu penyebab banjir dan longsor serta terjadinya genangan air di setiap sudut Bandung Raya diharuskannya percepatan perbaikan sistem drainase termasuk dampak dari permasalahan sampah di Bandung harus segera tertanggulangi.Lantas ia menekankan akan pentingnya Pemprov Jabar untuk melakukan riset kembali akan tata ruang se-Bandung Raya.

Pasalnya satu sama lain antar Kota-Kabupaten di Bandung Raya itu menjadi saling berdampak akan bencana Banjir dan longsor. “Solusi cepat dan antisipasi jangka panjang harus disegerakan agar Bandung Raya dapat teratasi ketika air hujan kembali datang. Termasuk pembatasan pembangunan gedung bertingkat harus dibahas serius,” tutur Raden Tedi.

Ia menegaskan bahwa Bencana alam wajib dipikul secara bersama-sama agar seluruh pembangunan selaras dengan keamanan alam Jawa Barat. Penting adanya gerakan semua lapisan masyarakat Jabar untuk menanam beberapa pohon, baik disetiap pekarangan rumah maupun lingkungannya akan tetapi semuanya harus seirama dan selaras sesuai kebutuhan alam.

Memperbanyak pepohonan guna serapan dan menahan air agar tidak meluap sebuah keharusan demi keberlangsungan kehidupan dan penyelamatan alam lingkungan.

Raden Tedi berharap dari kejadian bencana alam banjir dan longsor besar di Sumbar, Sumut, dan Aceh dan Kabupaten Bandung menjadi pelajaran agar kita semua mawas diri untuk turut serta menjaga keseimbangan alam Jawa Barat.

“DPRD Jabar siap berkolaborasi dengan Pemprov Jabar guna membahas secara rinci antisipasi dan merencanakan pembangunan infrastruktur yang memprioritaskan keamanan alam Jawa barat dan seisinya. Tentunya kita tidak ingin bencana bansor seperti di Sumatera dan Aceh terjadi di Jawa Barat,” ujarnya.

Kemudian ia berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bersama-sama menjaga ekosistem lingkungan sesuai peruntukannya sekaligus memperkuat stabilitas alam. Semua upaya harus digerakkan seirama  bersama – sama demi keamanan dan keselamatan mutlak Jawa Barat. (RIEZCKY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *