Kota Banjar, NUANSA POST
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Banjar menggelar kegiatan doa bersama yang dirangkaikan dengan penanaman pohon dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Banjar, Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, sekaligus menjadi bagian dari komitmen partai dalam kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Banjar Sutarno menyampaikan, bahwa doa bersama digelar untuk mendoakan saudara-saudara yang terdampak musibah bencana alam di berbagai daerah, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatera. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk kemajuan, kelancaran, serta kekompakan organisasi DPC Gerindra Kota Banjar ke depan.
“Kegiatan ini merupakan instruksi dari pusat. Kita berdoa bersama untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, sekaligus memohon agar Gerindra ke depan semakin solid dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sutarno.
Selain doa bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan dan penanaman bibit pohon sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Sebanyak 250 bibit pohon alpukat disiapkan untuk ditanam di seluruh wilayah Kota Banjar.
Bibit pohon alpukat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPC Gerindra Kota Banjar kepada perwakilan pengurus PAC dan ranting. Selanjutnya, setiap PAC dan ranting Partai Gerindra di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan akan menanam masing-masing 10 bibit pohon alpukat di wilayahnya.
Sutarno menjelaskan, pemilihan pohon alpukat dilakukan karena memiliki manfaat ganda, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi.
“Selain membantu menjaga lingkungan, alpukat juga memiliki nilai ekonomi. Ke depan, hasilnya diharapkan bisa dirasakan oleh masyarakat. Yang terpenting, pohon-pohon ini dirawat bersama,” jelasnya.
Menurutnya, penanaman pohon ini juga merupakan bagian dari upaya pencegahan bencana sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam. Dengan melibatkan struktur partai hingga tingkat ranting, gerakan ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Harapannya, lingkungan tetap terjaga, masyarakat merasakan manfaatnya, dan insyaallah risiko bencana bisa diminimalkan,” pungkas Sutarno.(M.RIZKY/ ADE ARIS)****






