Uncategorized

YRBK Luncurkan Buku Berjudul “Semangat Literasi Wujudkan Banjar Masagi”

9

Kota Banjar . NUANSA POST

Masih dalam rangkaian semangat Hari Jadi ke-23, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) meluncurkan buku berjudul “Semangat Literasi Wujudkan Banjar Masagi” di Aula Widya Pustaka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Banjar, Sabtu (28/02/2026).

Buku setebal 154 halaman ini ditulis oleh 20 kontributor dari berbagai latar belakang dengan sudut pandang beragam, mulai dari sosial, agama, pendidikan, pariwisata hingga tata kota. Selain berisi apresiasi, buku ini juga memuat kritik konstruktif demi mendorong kemajuan Kota Banjar ke depan.

Peluncuran buku dihadiri puluhan guru, siswa, mahasiswa, dosen, serta perwakilan OPD seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Bappelibangda Kota Banjar, dan komunitas literasi dari kalangan sekolah maupun kampus.

Kepala Bidang Perpustakaan, Ade Aziz Hakim, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi YRBK dalam mengembangkan literasi di Kota Banjar.
“YRBK telah banyak berkiprah memberikan masukan terkait literasi di Kota Banjar.

Menerbitkan hingga 97 judul buku merupakan capaian luar biasa. Selamat dan terima kasih kepada YRBK serta para penulis yang telah berkontribusi untuk kemajuan Kota Banjar,” ujarnya.

Salah satu penulis, Reny Andriany, menilai bahwa di usia ke-23 tahun, Kota Banjar memang telah menorehkan berbagai prestasi, namun masih banyak ruang pembenahan.

“Pemerintah jangan alergi terhadap kritik dan harus terbuka terhadap masukan masyarakat. Dalam buku ini terdapat banyak gagasan yang bisa dipertimbangkan para pengambil kebijakan,” tegasnya.

Senada, pendiri YRBK sekaligus editor buku, Sofian Munawar, menyebutkan bahwa buku ini memuat beragam perspektif strategis, termasuk aspek transparansi pemerintahan.

“Harusnya ini disambut para pengambil kebijakan, terutama wakil rakyat, sebagai bahan pertimbangan dalam merumuskan keputusan. Tugas utama wakil rakyat adalah menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan peluncuran juga dimeriahkan dengan parade pembacaan puisi oleh siswa dan guru bertema Ramadan dan kecintaan terhadap Kota Banjar.
Mewakili Wali Kota Banjar yang berhalangan hadir.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dedi Suardi, menyampaikan harapannya agar kegiatan literasi semacam ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.

“Ini kegiatan yang sangat positif dan reflektif. Semoga ke depan bisa menjadi tradisi tahunan dalam membangun budaya literasi di Kota Banjar,” ujarnya.

Melalui peluncuran buku ini, para pegiat literasi berharap gagasan dan masukan yang tertuang tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga menjadi bahan refleksi dan pertimbangan bagi para pemangku kebijakan dalam mewujudkan Banjar yang semakin Masagi. (ADE ARIS)****

Exit mobile version