Majalengka–NUANSA POST.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, berlangsung semarak melalui gelaran Turnamen Bulutangkis Kapolsek Cup. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT Bhayangkara yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi untuk Masyarakat, Polri untuk Masyarakat”.
Kapolsek Cikijing, AKP Asep Rusmawan, menjelaskan bahwa turnamen bulutangkis ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui olahraga, diharapkan tercipta ruang kebersamaan sekaligus wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Turnamen ini kami gelar untuk memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat, sekaligus mengarahkan minat dan bakat generasi muda ke kegiatan yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Pertandingan bulutangkis Kapolsek Cup mempertandingkan dua kategori, yakni nomor perorangan dan antar kecamatan. Skema ini memberikan kesempatan luas bagi masyarakat dari berbagai wilayah untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Dalam pertandingan final, tim dari Kecamatan Lemahsugih tampil dominan dan berhasil keluar sebagai juara. Kepala Desa Sadawangi dari Lemahsugih, Parman Suryana, mengaku bangga atas pencapaian timnya. Ia berharap turnamen serupa dapat terus digelar secara rutin dengan kualitas pelaksanaan yang semakin meningkat.
“Ajang seperti ini sangat positif. Harapan kami, ke depan bisa diadakan setiap tahun dengan konsep yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh peserta turnamen, Cecep Nurbadri. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana bagi aparatur daerah untuk menyalurkan hobi sekaligus berpartisipasi aktif dalam memeriahkan HUT Bhayangkara.
“Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini memperkuat kebersamaan. Kami berharap turnamen seperti ini terus berlanjut dan semakin ditingkatkan di masa mendatang,” ungkapnya.
Turnamen Bulutangkis Kapolsek Cup ini pun menjadi bukti nyata bahwa peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan positif yang mampu mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. (Siti Aminah)
