Kabupaten MerantiMitra TNI Polri

Polsek Rangsang Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Panen 1,3 Ton Jagung di Teluksamak

0

Meranti,NUANSA POST

Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan milik BUMDes Arta Niaga, Desa Teluksamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan panen yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan, SH, bersama Ketua BUMDes Arta Niaga M. Rahim, personel Polsek Rangsang, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Teluksamak.

Panen dilaksanakan di lahan seluas 1 hektare yang dikelola BUMDes Arta Niaga. Dari lahan tersebut berhasil dipanen jagung pipil dengan total produksi mencapai 1,3 ton.

Kapolsek Rangsang AKP Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

“Panen jagung ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan sektor pertanian di tingkat desa, tetapi juga menjadi bukti sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan langkah strategis untuk mendorong peningkatan produktivitas pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui produksi pangan yang berkelanjutan.

Selain pelaksanaan panen, kegiatan juga diisi dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian tersebut.

Kegiatan panen jagung pipil Kuartal II Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Dengan keberhasilan panen tersebut, diharapkan semangat kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan terus terjaga sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Michael)

Exit mobile version