Majalengka

PBB Cingambul Melaju Kencang: Baru Pertengahan Tahun, Serapan Tembus 62 Persen dan Raih Apresiasi Bupati

3

Majalengka — NUANSA POST.

Capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Cingambul menunjukkan tren yang sangat menggembirakan. Hingga tahun 2026 berjalan, realisasi PBB telah menembus lebih dari 62 persen, menjadikan Cingambul sebagai salah satu kecamatan dengan pencapaian tertinggi di Kabupaten Majalengka.

Camat Cingambul Nono Heryano, S.IP. mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta para kolektor PBB yang aktif turun langsung ke masyarakat. “Alhamdulillah, PBB yang sudah masuk lebih dari 62 persen. Kita termasuk yang tertinggi se-Kabupaten Majalengka. Bahkan, atas capaian ini kami mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati,” ujarnya.

Lebih rinci, Nono memaparkan desa-desa yang telah menyelesaikan pelunasan berdasarkan kategori target penerimaan. Untuk kategori di bawah Rp50 juta, pelunasan telah dituntaskan oleh Desa Ciranjeng. Kategori Rp50–100 juta berhasil dipenuhi oleh Desa Cikondang. Sementara itu, Desa Rawa menuntaskan target di bawah Rp150 juta, dan untuk kategori Rp150 juta, pelunasan dicapai oleh Desa Wangkelang.

Di balik angka-angka impresif tersebut, terdapat kerja keras para kolektor di lapangan. Hamdan Ismail, yang akrab disapa Ulis dan juga menjabat sebagai kolektor PBB Desa Rawa, menuturkan bahwa proses pemungutan pajak bukan perkara mudah. “Memungut PBB itu gampang-gampang susah. Kadang sekali turun ke lapangan belum cukup, harus dua sampai tiga kali mendatangi warga,” jelasnya.

Meski demikian, Ulis bersyukur karena Desa Rawa mampu menuntaskan pelunasan lebih awal dari target. “Alhamdulillah, Desa Rawa bisa lunas lebih cepat. Ini berkat kesadaran masyarakat dan kerja sama semua pihak,” tambahnya.

Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain untuk terus meningkatkan kepatuhan pajak. Selain menopang pendapatan daerah, keberhasilan PBB juga mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah secara berkelanjutan. (SITI AMINAH)

Exit mobile version