Musi Rawas, NUANSA POST
Oknum Pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan ( Sumsel) diterpa isu miring, karena diduga lakukan pungutan liar ” Pungli” terhadap para kepala desa (kades) se-Kabupaten Musi Rawas kini, sudah menjadi perbincangan publik
Berdasarkan informasi berkembang, berawal dari pengurusan berkas Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar ( SPM) sebelum dilakukan penerbitan SP2D atau (Surat Perintah Pencairan Dana) anggaran Alokasi Dana Desa ( ADD) dan Dana Desa ( DD)
Dimana, setiap kepada desa mengeluarkan kocek berkisar antara 4 juta sampai 5 juta rupiah, kondisi ini diduga sudah berlangsung lama tanpa tersentuh hukum, ” Cubo telusuri lebih dalam lagi pak, Karena modus “pungli” ini dilakukan oknum pegawai BPKAD usai para kades sudah melakukan pencairan dana ADD dan DD” Kata sumber kepada tim wartawan
Sementara itu Guna chek dan balance dalam pemberitaan, Kepala BPKD Musi Rawas Yusni Sarkowi sampai berita ini tayang, belum bisa ditemui, Menurut keterangan salah satu staf disana, bahwa pimpinannya sedang dinas luar kota ” Kaban lagi dinas luar (DL) pak “ujarnya Terpisah, Bendahara pembantu keuangan dan aset , BW saat hendak dikonfirmasi awak media, dikantornya juga sedang tidak ada ditempat, Namun balasan chat WhatsAPP No. 0813 – 6723- 39XX membantah terkait informasi ini, ” Katek mas” ujar balasan singkat chatnya.#TIM






