Uncategorized

‎HUT RI ke-81 di Cikijing: Pertumbuhan Ekonomi Melejit 6,86%, Majalengka Kokoh Jadi Lumbung Pangan Jabar‎‎

30

Cikijing– NUANSA POST.

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 tingkat Kecamatan Cikijing berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme pada Senin (17/08/2026). Mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi sekaligus pembuktian berbagai capaian pembangunan daerah.
‎Camat Cikijing yang baru Dede Sunaya S. STP.M.Si bertindak langsung memimpin jalannya upacara formal tersebut. Agenda tahunan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Yanto Nugraha dan H. Agustinus Subagja, jajaran Forkopimcam seperti Kapolsek dan Danramil 1705 Cikijing, para kepala desa, tokoh agama, pengawas pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan setempat.
‎Dalam amanatnya, Camat menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini bukanlah sebuah hadiah gratis, melainkan buah dari tetesan keringat dan darah para pahlawan bangsa. Oleh karena itu, peringatan HUT RI tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan.
‎”Ini adalah momentum besar bagi kita semua untuk memperkuat tekad mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian terbaik. Jangan hanya bertanya apa yang sudah diberikan negara kepada kita, tetapi tanyakan pada diri sendiri, apa yang sudah kita kontribusikan untuk kemajuan bangsa, daerah, dan masyarakat kita,” ujarnya di hadapan para peserta upacara.
‎Paparkan 7 Capaian Strategis Majalengka
‎Dalam kesempatan tersebut, camat memaparkan data resmi mengenai akselerasi pembangunan yang berhasil ditorehkan Pemerintah Kabupaten Majalengka sepanjang tahun 2026. Capaian tersebut mencakup tujuh sektor strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, antara lain:
‎Sektor Pendidikan: Angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Majalengka sukses merangkak naik dari 7,53 tahun (pada 2024) menjadi 7,81 tahun.
‎Sektor Kesehatan: Kualitas hidup masyarakat membaik, ditandai dengan meningkatnya Angka Harapan Hidup (AHH) dari 74,98 tahun menjadi 75,32 tahun.
‎Sektor Perumahan: Komitmen pengentasan kemiskinan diwujudkan melalui kelanjutan program bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga prasejahtera.
‎Sektor Infrastruktur: Peningkatan konektivitas wilayah diproyeksikan tuntas sepanjang 117 kilometer jalan pada akhir tahun anggaran 2026.
‎Sektor Pengairan: Guna menunjang produktivitas petani, pemerintah telah merehabilitasi 119 unit jaringan irigasi desa dan 37 unit irigasi sekunder.
‎Sektor Pertanian: Majalengka sukses memperkokoh posisinya sebagai lumbung pangan utama di Jawa Barat. Berdasarkan data 2026, daerah ini mencatat surplus beras fantastis sebesar 1.220.421 ton, surplus jagung 13.755 ton, didukung ketersediaan pupuk bersubsidi yang aman terkendali.
‎Sektor Ekonomi: Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Majalengka melonjak tajam hingga 6,86%, menjadikannya pertumbuhan tertinggi kedua di Jawa Barat. Keberhasilan ini linier dengan turunnya angka pengangguran terbuka menjadi 3,6% serta angka kemiskinan yang menyusut ke angka 10,3%.
‎Serukan Sinergi Sabilulungan dan Solidaritas Sosial
‎Menutup sambutannya, Camat Cikijing mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah kecamatan dan desa untuk memprioritaskan kualitas pelayanan publik. Dirinya meminta instansi birokrasi selalu hadir sebagai problem solver (penyelidik dan pengurai masalah) di tengah dinamika masyarakat.
‎Pesan khusus juga disampaikan kepada generasi muda Cikijing agar memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak demi melahirkan inovasi positif, bukan untuk hal-hal destruktif yang merusak masa depan. Masyarakat pun diimbau tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan menghidupkan kembali tradisi gotong royong budaya Sabilulungan.
‎Di akhir upacara, suasana khidmat diselimuti rasa solidaritas kemanusiaan. Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Camat Cikijing menyampaikan ungkapan duka cita mendalam atas bencana gempa bumi yang menimpa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), seraya mendoakan agar para korban diberikan ketabahan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat. (Siti Aminah)

Exit mobile version