Uncategorized

Diduga Kuat, Seorang Karyawan Setubuhi Anak Dibawah Umur, dan Diduga PT.MMJ Lepaskan Pelaku

19
×

Diduga Kuat, Seorang Karyawan Setubuhi Anak Dibawah Umur, dan Diduga PT.MMJ Lepaskan Pelaku

Sebarkan artikel ini

Kab Bengkalis,NUANSA POST

Diduga kuat diperkosa berkali kali anak dibawah umur ditekan dan diancam, anak dibawah umur FH (13 tahun) yang sehari-hari bekerja di Perusahan Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) PT.Marita Makmur Jaya (PT.MMJ) disetubuhi berulang kali oleh JH (45 tahun) seorang karyawan PT.MMJ di daerah Desa Darul Aman Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.Terungkapnya kasus kekerasan seksual/ persetubuhan terhadap anak umur 13 tahun dibawah ancaman pelaku.

Berdasarkan vedio yang diterima tim media ini- Tim Investigasi DPP LSM-Komunitas Pemberantas Korupsi Provinsi Riau. bersama Ketua DPC Perkumpulan Keluarga Nias Riau (PKNR) Kecamatan Rupat. Dalam Vedio tersebut, WG. selaku asisten bersama JP (Askep) PT.MMJ memanggil  korban dan pelaku  di kantor DFS 2 perusahaan untuk di interogasi.

Dari hasil interogasi yang dilakukan oleh Asisten  dan ASKEP PT.Marita Makmur Jaya (MMJ) yang disaksikan oleh sejumlah karyawan, korban mengaku bahwa selama berbulan-bulan dia berulang kali disetubuhi oleh pelaku. Untuk melancarkan aksinya pelaku mengancam korban akan dibunuh jika tidak mau melayaninya.

Berdasarkan keterangan dari salah satu karyawan PT.MMJ (EH) kepada media ini mengatakan,” Pada pagi hari Selasa 01/09/2026 JH (pelaku) mengantar istrinya kerja dilapangan. Kemudian pelaku pulang kerumah. Siangnya istri pelaku pada saat  pulang kerumah langsung marah-marah dan memaki-maki korban, sehingga korban minta tolong supaya bisa pindah dari rumah pelaku karena dia (korban tidak tahan terus disetubuhi oleh pelaku,” menurut pengakuan korban,” istri pelaku menyetujui persetubuhkan pelaku dengan korban, bahkan istri pelaku pernah memerintahkan/mengajari korban agar tidak hamil,” setiap selesai melakukan persetubuhan dengan suaminya agar pusarnya langsung ditekan.

Lebih lanjut EH menjelaskan, karena masalah persetubuhan itu sudah heboh, Asisten dan Askep memanggil kami semua di kantor DFS 2 Perusahaan, setelah  di interogasi oleh Asisten dan Askep, pelaku mengakui bahwa benar telah menyetubuhi korban,

DPC PKNR RUPAT

Atas kejadian persetubuhan anak dibawah umur yang terjadi di Perkebunan Kelapa Sawit PT. Marita Makmur Jaya (MMJ) Pihak DPC PKNR Pulau Rupat. telah berupaya berkordinasi kepada pihak perusahaan PT.MMJ, namun pihak PT.MMJ tidak menanggapi.

DPP-LSM-KPK Provinsi Riau.

Ketika Ketua Tim Bidang Investigasi LSM-Komunitas Pemberantas Korupsi (KPK) Tehe Z Laia, konfirmasi kepada Askep PT. MMJ melalui pesan Whatssapp, namun sayangnya tidak ada tanggapan, ditelpon tetap juga tidak diangkat. Diduga pihak perusahaan tidak peduli dan sengaja menutup-nutupi kasus tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh karyawan perusahaannya.

DPC. PKNR dan LSM-KPK. Mendatangi Kantor Polsek Rupat.

Tidak terima pelaku persetubuhan terhadap warganya yang masih dibawah umur dibebaskan begitu saja oleh pihak PT.Marita Makmur Jaya (MMJ) tanpa menyerahkan pelaku kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum. dan demi menyelamatkan FH (korban) yang dibiarkan begitu saja dirumah salah seorang pekerja di PT.MMJ tanpa dilakukan pemulihan psikolog terhadap korban.” Pihak DPC Perkumpulan Keluarga Nias Riau (PKNR) Pulau Rupat yang dipimpin oleh Markus Nazara bersama pengurus lainnya, dan di dampingi oleh ketua Tim. Investigasi DPP Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Pemberantas Korupsi (LSM-KPK) Provinsi Riau. Tehe Z Laia.mendatangi kantor Polsek Rupat, Jumat 04/09/2026. untuk konsultasi/meminta petunjuk terkait masalah tersebut.

Kedatangan Robongan DPC PKNR dan Tim DPP LSM-KPK, disambut baik oleh petugas Kapolsek, dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Rupat  AKP Faisal, S.H. menyarankan agar pihak keluarga dan korban langsung buat laporan resmi agar pelakunya ditangkap dan pihak yang melindungin pelaku segera diproses.

Berdasarkan arahan Kapolsek Rupat, Pihak DPC. PKNR Rupat (Markus Nazara) yang kerjasama dengan Tim. Investigasi DPP. LSM-KPK Prov. Riau (Tehe Z Laia) dari hari Jum’at sampai Sabtu telah berusaha menghubungi/konfirmasi pihak perusahaan melalui Askep PT.MMJ. yang telah mengiterogsi korban dan pelaku. Namun sangat disayangkan tidak direspon.

Perusahaan Tidak Menizinkan Korban Ikut Kepada Keluarga

Untuk menyelamatkan korban pada hari minggu 06/09/2026, sekitar Pukul 11.30 WIB. pihak keluarga mendatangi perusahan untuk menjemput korban yang dititip perusahaan kepada salah satu pekerja di PT.MMJ. anehnya personalia PT.MMJ (EB) tidak di izinkan keluarga korban masuk ke lokasi korban dititipkan. Dengan alasan  biar pihak perusahan yang mengantar ke pos 6 atau di perbatasan perkampungan PT.MMJ.

Sehingga pihak keluarga korban menunggu dari Pukul 11.30 WIB, hingga pukul 16. 26.WIB. ternyata personalia ingkar janji tidak menyerahkan korban kepada keluarga dengan alasan anak itu (korban) lagi trauma.

Karena merasa di bohongi oleh personalia PT.MMJ. keluarga korban (Erwin Halawa) kepada media ini mengatakan,” Kami keluarga merasa kecewa atas tindakan personalian PT.MMJ. yang diduga sengaja menahan saudara kami yang telah disetubuhi oleh karyawan PT.MMJ. Seharusnya PT.MMJ menyerahkan pelaku kepada pihak kepolisian agar diproses secara hukum,” bukan disuruh pergi begitu saja pelakunya oleh perusahaan.Kami menduga pihak perusahaan PT.MMJ sengaja melindungi pelaku dengan cara pihak perusahaan menyuruh pelaku melarikan diri untuk menghilangkan jejak.

Karena personalia PT. MMJ tidak mau menyerahkan saudara kami pada saat kami jemput,” langsung saya hubungi Pak Kanit Polsek Rupat. melalui sambungan telpon Kanit Rupat (Khairul) mengatakan tunggu biar saya hubungi pihak perusahaan, nanti saya telpon balik, ungkap Erwin Halawa. menirukan ucapan Kanit.

Erwin menambahkan, atas nama keluarga memohon kepada pihak Polsek Rupat agar kasus ini di usut tuntas sesuai hukum yang berlaku,” besok Senin 07/09/2026, akan kami buat laporan resmi ke Polsek Rupat. ucap Erwin jelasnya  (M SYOPRI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *