Nasional

Abah H Anton Ketum MASDA Jabar Dalam Kunjungannya Ke Kantor Staf Presiden RI Himbau Segera Lakukan Reformasi Budaya Secara Sistematis  

20
×

Abah H Anton Ketum MASDA Jabar Dalam Kunjungannya Ke Kantor Staf Presiden RI Himbau Segera Lakukan Reformasi Budaya Secara Sistematis  

Sebarkan artikel ini

JAKARTA—-Pada hari Kamis   24 September 2026, tim Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar di bawah pimpinan Abah H Anton Charliyan melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Staf Persiden RI, diterima langsung oleh    Jenderal TNI (Purn) Prof Dr H Dudung Abdurachman DE MM dan 4 staf khususnya  yakni Letjen TNI (Purn) Arif Rahman, Mayen TNI (Purn) Dedi Solihin , Mayjen TNI ( Purn) Saiful ,dan Prof Dr KH Ahmad Tjahya di ruang kerja pribadi Gedung Binagraha (di ruang khusus kantor mantan presiden RI ke 2 almarhum Jenderal Besar TNI Suharto )

Abah Anton Charliyan didampingi Bunda R Ully Rulani Sigar Rusady ,Bunda Paramita Rusady ,RR Okki Jusup Judanagara, MSc ,MM ,Teh Anita Fitria SH MH, Teh drg Rahma Nuragnitya CH, M.Kes dan H Endang Krisman SE

Dalam kesempatan tersebut Ka KSP Jenderal Dudung : menyampaikan terimakasih atas kunjungan tim MASDA Jabar sebagai duta budaya masyarakat Sunda. karena memang di era global yang ditandai dngan era digitalisasi dan transparansi tanpa batas ini, sebuah negara tanpa dilandasi akar budaya yang kuat akan sangat rentan sekali , terutama pudarnya nilai nilai Nasionalisme dan pudarnya Misi adab prilaku kesantunan, Khususnya untuk generasi gen Z di masa kini dan di masa yang akan datang.

”Sehingga penguatan dan pemajuan nilai nilai budaya khususnya nilai nilai patriotisme , heroisme kepahlawanan , berani bersikap tak kenal takut, ulet pantang menyerah, plus perlunya penguatan nilai-nilai budi pekerti yang luhur , mutlak harus segera di lakukan khusus nya oleh masyarakat sunda dan seluruh bangsa indonesia. sehingga bangga indonesia bisa menjdi bangsa yang tangguh, santun, dan menjadi pejuang sejati ibarat para ksatria dan jawara di masa lalu ”demikian pesan  H Dudung Abdurachman

Kemudian Abah H Anton pun menyampaikan bahwa dengan di terimanya Tim Majlis Adat Sunda oleh Kepala Staf Kepresidenan langsung merupakan satu kehormatan yang luar biasa , maka kami atas seluruh baraya masyarakat Sunda menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang se tinggi tinggi nya kepada seluruh jajaran KSP

Justru dalam kesempatan silaturahmi ini Majelis Adat Sunda ingin menyampaikan pesan dan himbauan agar pemerintah lebih peduli dan lebih memproritaskan pelestarian dan penguatan nilai budaya.Karena dilihat dari sejarah perjalanan bangsa bangsa di dunia, justru bangsa yang saat ini menjadi bangsa terdepan yang lebih maju dan modern adalah bangsa Bangsa yang ternyata masih memelihara kuat akar budayanya dengan konsisten seperti antara lain,:negara Tiongkok Cina dengan budaya leluhurnya, Jepang dengan Bushido-nya, Korea dengan ethos kerjanya, India dengan kesabaran dan keuletanya, Thailand dengan reformasi pertaniannya.serta di kawasan Eropa dengan diletuskannya  repolusi industri tapi tetap diimbangi dengan Nilai Renaisance kelahiran kembali nilai nilai budaya kladic seperti negara Inggris, Jerman, Swiss, Pransis, Dermak, Belanda dan lain-lain , mereka  tetap memelihara nilai budayanya yakni tetap dipertahankan ya sistem kerajaan dengan United Kingdom nya .”jelas Abah Anton

Maka dengan demikian agar bangsa Indonesia pun bisa lebih maju dan modern, harus melaksanakan penguatan dan pemajuan kebudayaan dengan sesegera mungkin,bila perlu adakan Reformasi kebudayaan secara sistematis.

Karena memang kenyataan sejarah pun telah membuktikan bahwa awal bangkitnya sebuah negara biasa, menjelma menjadi sebuah bangsa yang lebih maju dan moderen, tidak di awali dengan reformasi angkatan perang, reformasi politik atapun reformasi ekonomi, tapi di mulai dari reformasi budaya.”papar mantan Kapolda Jabar ini

Dalam kesempatan tersebut juga Majlis Adat Sunda memberikan sertifikat Piagam Penghargaan khusus sebagai Adiluhung Ki Sunda Utama tokoh nasional di bidang pertahanan dan keamanan serta sesepuh utama budaya Sunda.Tanpa terasa acra dialog hampir 2 jam lebih, berlangsung dengan sangat hangat dan penuh kekeluargaan di akhiri dengan poto bersama.(001)****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *