Uncategorized

Water Cannon Polres Tasikmalaya Kota Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Pesantren Miftahul Huda.

16
×

Water Cannon Polres Tasikmalaya Kota Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Pesantren Miftahul Huda.

Sebarkan artikel ini

TASIKMALAYA – Di tengah musim kemarau panjang yang membuat kebutuhan air bersih semakin meningkat, jajaran Polres Tasikmalaya Kota kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Kepolisian turun langsung menyalurkan bantuan air bersih ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya Kamis sore, 8 Oktober 2026

Dalam aksi tersebut, kendaraan Water Cannon Polres Tasikmalaya Kota diterjunkan dengan membawa sekitar 6.000 liter air bersih.

Selain itu, mobil SAR Dalmas Satuan Samapta turut dikerahkan dengan membawa sejumlah perlengkapan pendukung, seperti pompa air dan selang, untuk memudahkan proses distribusi.

Tidak hanya itu, mobil patroli Polsek Manonjaya juga ikut membantu dengan membawa tandon berisi sekitar 1.000 liter air bersih.

Bantuan tersebut terasa semakin berarti mengingat kebutuhan air di lingkungan pesantren cukup tinggi, terlebih menjelang pelaksanaan Salat Jumat.

Air bersih sangat dibutuhkan para santri, salah satunya untuk keperluan berwudu sebelum melaksanakan ibadah.

Kehadiran jajaran kepolisian pun mendapat sambutan positif dari pihak pesantren. Bantuan air ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi wujud kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Kapokres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Ejo Siswanto melalui Kasat Samapta AKP Hartono mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan air bersih. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan para santri serta pihak pesantren,” ungkap AKP Hartono.

Ia juga menerangkan, jajaran kepolisian akan terus berupaya memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan kehadiran dan respons cepat.

“Kita tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kami juga berusaha hadir dan memberikan apa yang kami bisa. Mudah-mudahan bantuan air bersih ini bisa membantu aktivitas para santri dan kegiatan di pesantren,” terangnya.

Aksi kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran polisi tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di tengah kondisi kemarau panjang, kepolisian juga hadir memberikan manfaat nyata, membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Ya Kehadiran polisi, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu dan peduli,” Pungkasnya.(RLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *