Uncategorized

DPUPR Kobar Bersihkan Saluran Induk di Jalan Ahmad Wongso, Dukung Gerakan Nol Sumbatan

4

Kobar – NUANSA POST

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) kembali melaksanakan pemeliharaan saluran induk pengendali banjir di Jalan Ahmad Wongso, Jumat (6/11). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi risiko genangan saat hujan.

Pemeliharaan yang dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) SDA tersebut mencakup pembersihan saluran sepanjang 31 meter dengan lebar 5 meter. Petugas membersihkan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air, seperti sampah, lumpur, sedimentasi, dan tumbuhan liar.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kobar, Nety Juniarty Nengsih, menyampaikan bahwa pemeliharaan saluran induk secara rutin merupakan langkah penting untuk menjaga fungsi infrastruktur drainase agar tetap optimal.

Tim Satgas SDA melakukan Pemeliharaan Saluran Induk

“Pemeliharaan saluran ini terus kami lakukan secara rutin untuk memastikan aliran air tetap lancar dan tidak terhambat oleh sampah maupun sedimentasi. Tujuannya agar saluran dapat berfungsi dengan baik dalam menampung dan mengalirkan air, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya genangan, terutama saat hujan turun,” ujar Nety.

Ia menjelaskan, saluran induk memiliki peran penting dalam sistem pengendalian banjir, yakni mengalirkan air dari kawasan permukiman dan lingkungan sekitar menuju saluran pembuangan atau muara. Karena itu, kondisi saluran perlu dijaga melalui pemeliharaan dan pembersihan secara berkala.

Menurut Nety, Satgas SDA terus berupaya bergerak cepat dan maksimal dalam menangani saluran yang membutuhkan pemeliharaan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen DPUPR Kobar dalam menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air.

“Satgas SDA selalu berupaya gerak cepat dan totalitas dalam melaksanakan pemeliharaan saluran. Kami ingin memastikan setiap saluran pengendali banjir tetap bersih, tidak tersumbat, dan mampu mengalirkan air secara maksimal. Dengan begitu, potensi genangan di lingkungan masyarakat dapat diminimalkan,” tambahnya.

Melalui pemeliharaan rutin ini, DPUPR Kobar melalui Bidang SDA terus mendukung Gerakan Nol Sumbatan sekaligus menjaga sistem drainase agar berfungsi optimal. Upaya tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air, mengurangi risiko genangan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya saat memasuki musim penghujan. (RISKI ADRIANTO/ KOMINFO)***

Exit mobile version