BengkalisInfotorial Kominfo BengkalisKominfo Bengkalis

Bupati Bengkalis : Vaksinasi Rabies Langkah Strategis Lindungi Masyarakat dan Hewan

2
×

Bupati Bengkalis : Vaksinasi Rabies Langkah Strategis Lindungi Masyarakat dan Hewan

Sebarkan artikel ini

Bengkalis, NUANSA POST

Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus memperkuat komitmen dalam mencegah penyebaran penyakit rabies melalui pelaksanaan Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026. Upaya tersebut ditandai dengan pelaksanaan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 yang digelar serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau, Kamis (2/7/2026), di Halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis.

Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni melalui Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Johansyah Syafri, menegaskan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah strategis dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kesehatan hewan dari ancaman penyakit rabies.

Dalam sambutannya, Johansyah menyampaikan apresiasi kepada DTPHP Kabupaten Bengkalis yang telah menindaklanjuti Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 yang dicanangkan oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau.”Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pencanangan, tetapi menjadi langkah strategis dalam mendukung pengendalian dan pencegahan penyebaran penyakit rabies melalui vaksinasi massal yang dilaksanakan secara serentak di wilayah endemis rabies,” ujarnya.

Johansyah menjelaskan, rabies merupakan penyakit zoonosis yang sangat berbahaya karena dapat menular dari hewan kepada manusia dan berpotensi menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Karena itu, upaya pencegahan melalui vaksinasi rutin terhadap hewan penular rabies, seperti anjing, kucing, dan primata, menjadi langkah paling efektif.

Momentum Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, khususnya para pemilik hewan peliharaan, untuk mengikuti program vaksinasi rabies gratis yang telah disediakan pemerintah.”Keberhasilan pengendalian rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau Camat, Lurah, Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan agar bersama-sama mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi rabies.”Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan kita dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman rabies,” katanya.

Selain vaksinasi, Johansyah menekankan pentingnya peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait pemeliharaan hewan yang bertanggung jawab, pelaporan kasus gigitan hewan penular rabies, serta penanganan awal terhadap korban gigitan agar segera memperoleh pelayanan kesehatan.

“Kami berharap momentum Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 mampu meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengendalian rabies di Kabupaten Bengkalis. Mari bersama melindungi keluarga, lingkungan, dan generasi masa depan dari ancaman penyakit rabies,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala DTPHP Kabupaten Bengkalis, Supandi, mengatakan Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam menekan angka kasus rabies sekaligus mendukung target Zero Rabies Tahun 2027.

Menurut Supandi, pada tahun 2026 Kabupaten Bengkalis kembali memperoleh alokasi sebanyak 2.500 dosis vaksin rabies. Hingga Juni 2026, realisasi vaksinasi telah mencapai 623 dosis atau sekitar 24,90 persen dari target yang ditetapkan.

Di sisi lain, tercatat sebanyak 229 kasus gigitan hewan penular rabies, dengan hanya dua kasus yang terkonfirmasi positif rabies.

“Alhamdulillah, jumlah kasus positif rabies mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa upaya vaksinasi dan pengendalian yang kita lakukan mulai memberikan hasil. Namun keberhasilan ini harus terus didukung oleh kesadaran masyarakat untuk membawa hewan peliharaannya mengikuti vaksinasi secara rutin,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemilik anjing dan kucing, agar memanfaatkan layanan vaksinasi rabies gratis selama Bulan Vaksinasi Rabies berlangsung sebagai bentuk perlindungan terhadap hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pencanangan Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026, peninjauan pelaksanaan vaksinasi rabies, serta penyuntikan vaksin rabies secara simbolis terhadap hewan peliharaan sebagai tanda dimulainya Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 di Kabupaten Bengkalis.

Tampak hadir Sekretaris Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis Dahen Tawakal, Tim Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis H. Yuhelmi, Kepala Satuan Pelayanan Pelabuhan Bengkalis di bawah Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Riau drh. Muhammad Genta, para dokter hewan, petugas kesehatan hewan, komunitas pecinta satwa, serta tamu undangan lainnya.(RIAN SUMARLIN/INFOTORIAL)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *