BeritaDaerah

BBM Sulit Didapat di Selatpanjang, Antrean Panjang di SPBU Picu Keluhan Warga

8
×

BBM Sulit Didapat di Selatpanjang, Antrean Panjang di SPBU Picu Keluhan Warga

Sebarkan artikel ini

MERANTI – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, dipadati antrean kendaraan sejak pagi hari. Kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat memadati area SPBU untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Warga terpaksa menunggu cukup lama agar dapat mengisi BBM. Tidak hanya kendaraan, sebagian masyarakat juga terlihat membawa jeriken untuk membeli bahan bakar sebagai cadangan.

Situasi tersebut membuat aktivitas di sekitar SPBU menjadi jauh lebih sibuk dibandingkan hari-hari biasanya. Bahkan di beberapa titik, antrean kendaraan sempat meluber hingga ke badan jalan di sekitar lokasi pengisian, sehingga menyebabkan arus lalu lintas menjadi lebih padat dan melambat.

Kondisi ini mulai memicu keluhan masyarakat, terutama bagi mereka yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah seorang warga yang bekerja sebagai penarik becak mengaku mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar. Menurutnya, selain antrean panjang di SPBU, kios-kios kecil yang biasanya menjual BBM eceran juga mulai kehabisan stok.
“Sekarang sudah mulai susah didapat. Kios-kios yang biasanya menjual minyak eceran sudah banyak yang kosong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun SPBU masih beroperasi, masyarakat harus menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan BBM. Selain itu, jam operasional pengisian dinilai terbatas karena hanya berlangsung dari siang hingga sore hari.

“Di SPBU memang masih buka, tapi antreannya panjang. Bukanya juga hanya siang sampai sore, malam sudah tutup. Kalau minyak susah didapat, tentu kami yang menarik becak sangat terdampak. Minyak ini kebutuhan utama untuk operasional,” katanya.

Masyarakat berharap pasokan BBM di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat kembali lancar sehingga tidak menimbulkan kesulitan berkepanjangan.

“Harapan kami pasokan BBM tetap lancar, supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan minyak, terutama kami yang menggantungkan penghasilan dari kendaraan,” tambahnya.

Sejumlah warga juga berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan mengenai kondisi distribusi BBM yang terjadi saat ini agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.(Michael)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *