AdvertorialBeritaDaerah

Bupati Ciamis Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tekankan Kerukunan dan Sinergi Bangsa

13
×

Bupati Ciamis Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Tekankan Kerukunan dan Sinergi Bangsa

Sebarkan artikel ini

Ciamis — NUANSA POST

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Ciamis tahun 2026. Upacara berlangsung khidmat di Halaman MAN 2 Ciamis, Sabtu (03/01/2026).

Upacara tersebut diikuti oleh para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, serta Kepala RA se-Kecamatan Baregbeg, Ciamis, dan Sadananya. Peringatan HAB tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.”

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herdiat membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Ia menegaskan bahwa tema HAB ke-80 bukan sekadar slogan, melainkan pesan penting tentang makna kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kerukunan bukan hanya ketiadaan konflik, tetapi energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa secara historis, kehadiran Kementerian Agama bukan semata-mata lahir dari tuntutan sosiologis, melainkan merupakan kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk.

“Republik ini tidak dibangun oleh satu golongan, melainkan oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini,” kata Herdiat.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa perjalanan 80 tahun Kementerian Agama menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Seiring perkembangan zaman, peran tersebut semakin luas dan krusial, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, perawatan kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa.

Bupati Herdiat juga menyoroti tantangan era digital. Menurutnya, jika dahulu para ulama dan cendekiawan mewarnai dunia melalui literasi dan keilmuan di pusat peradaban seperti Baitul Hikmah, maka saat ini ASN Kementerian Agama dituntut mampu mewarnai perkembangan teknologi dan digitalisasi dengan nilai-nilai keagamaan yang valid, moderat, sejuk, dan mencerahkan.

Untuk mewujudkan visi besar tersebut, setiap ASN Kemenag dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang lincah dan sigap menghadapi perubahan, adaptif dan terbuka terhadap teknologi serta inovasi, sekaligus responsif dalam melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas.

“Sesuai tema HAB ke-80, umat rukun dan sinergi, Indonesia damai dan maju. Marilah kita satukan tekad dengan pondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika. Dengan itu, kita optimistis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya oleh Bupati Ciamis dan Kepala Kemenag Ciamis kepada ASN kemenag yang telah mengabdi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. (ADI SUMARNA/ PROKOPIM CIAMIS)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *