BengkalisBeritaDaerah

Ribuan Perangkat Desa di Bengkalis Sebut Belum Terima Gaji Tiga Bulan, THR dan TPP ASN Juga Disorot

6
×

Ribuan Perangkat Desa di Bengkalis Sebut Belum Terima Gaji Tiga Bulan, THR dan TPP ASN Juga Disorot

Sebarkan artikel ini

Bengkalis, NUANSA POST

Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (DPD PW MOI) Kabupaten Bengkalis menyoroti belum dibayarkannya gaji ribuan perangkat desa selama tiga bulan terakhir.Selain itu, Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) juga disebut belum diterima hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ketua DPD PW MOI Kabupaten Bengkalis, Jumadi, mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena menyangkut kebutuhan masyarakat yang meningkat menjelang lebaran.“Kami menerima banyak keluhan, baik dari perangkat desa maupun ASN. Hingga saat ini mereka mengaku belum menerima gaji, TPP, maupun THR,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Menurut Jumadi, keterlambatan pembayaran itu menimbulkan keresahan, khususnya bagi perangkat desa yang menggantungkan penghasilan dari gaji bulanan.“Beberapa perangkat desa menyampaikan sudah tiga bulan belum menerima gaji. Bahkan ada yang mengaku masih memiliki tunda bayar dari beberapa bulan sebelumnya,” katanya.

Selain itu, sejumlah ASN juga disebut belum menerima TPP dan THR hingga H-3 Idul Fitri. Kondisi ini membuat sebagian pegawai terpaksa mencari pinjaman untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan menjelang hari raya.

Salah seorang ASN yang enggan disebutkan namanya mengaku belum menerima TPP maupun THR hingga saat ini.“Kami berharap sebelum lebaran ada kepastian, karena penghasilan keluarga hanya dari gaji ASN,” ujarnya.

Jumadi meminta Pemerintah Kabupaten Bengkalis segera memberikan penjelasan resmi agar persoalan tersebut tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Kami berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi dan mencari solusi. Apalagi ini sudah menjelang lebaran dan menyangkut banyak masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebut pihaknya telah berupaya menghubungi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bengkalis. (RIAN SUMARLIN)*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *