Kota Bandung, NUANSA POST
SMP Muhammadiyah 8 Kota Bandung kali keduanya menggelar kegiatan Mudal Berkarya kali ini dilaksanakan di Dago Tea House Bandung Balai pengelolaan Taman Budaya Provinsi Jawa Barat. Acara dihadiri Wakil Wali Kota Bandung, Kamis (8/5).
Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin mengapresiasi tinggi SMP Muhammadiyah 8.
Kepala sekolah dan jajaran panitia SMP Muhammadiyah 8 Bandung serta Camat Coblong Karinda Hamidi Pradja menyambut kehadiran Wawalkot H. Erwin yang menyempatkan diri ditengah padatnya kegiatan.
Tema yang diusung yakni MUDAL Berkarya, ajang pementasan Drama Musikal Islami. Erwin mengungkapkan, kegiatan sekolah bukan sebatas ajang hiburan, tetapi ada hal penting dalam membentuk olah rasa percaya diri, tanggung jawab, dan semangat bekerja sama di antara para siswa-siswi SMP Muhammadiyah 8.
“Mudal Berkarya adalah cara berdakwah menyentuh jiwa kaum muda. Panggung ini bagi para siswa untuk mengekspresikan diri, menuangkan kreativitas, dan menyampaikan pesan moral serta kebaikan,” kata Erwin.
Kemudian para Guru serta orang tuanya dapat memahami bahwa musikal Islami tersebut mampu melihat seberapa jauh proses penguatan pembentukan karakter serta bagaimana seni bisa berjalan beriringan dengan dakwah. Melatih mental agar tidak demam panggung sekaligus menata hati dan pikiran.
“Pementasan ini menunjukan generasi muda kita bukan hanya cerdas secara akademis, tapi juga memahami nilai-nilai agama, budaya, dan akhlak mulia,” papar Wakil Wali Kota Bandung Erwin.
Mudal Berkarya bermakna istimewa, muncul tumbuh dan jiwa yang lepas tertuangkan dengan luas. Bakat dan potensi siswa-siswi mulai berkembang. Sementara “berkarya” berarti mereka siap memberikan yang terbaik untuk kebaikan bersama.
“Saya sangat mendukung upaya sekolah-sekolah yang memadukan pendidikan karakter dan budaya lokal dalam proses belajar. Kota Bandung adalah kota kreatif yang memiliki akar religius yang kuat,” imbuhnya.
Menurut Erwin, Mudal Berkarya sejalan dengan visi dan misi “Bandung Utama”: Bandung Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga jujur. Tidak hanya berbakat, tapi juga bermanfaat. Tidak hanya punya prestasi, tapi juga punya kepribadian yang kuat,” cetus Erwin.
Kemudian Kepala Sekolah SMP 8 Muhammadiyah Bandung Taufik mengungkapkan kepada Lintas Pena Media Group, adapun yang merupakan tujuan dari kegiatan drama musikal islami tersebut ialah untuk melatih para siswa/siwi berproses. Potensi apa yang mereka miliki, menjadikan aktivitas siswa – siswi dapat bermakna di kehidupan sehari-hari, untuk dioptimalkan potensinya.
Para siswa/siswi memiliki totalitas nampak antusias tinggi baik dalam menyaksikan pertunjukan maupun berperan dalam drama tersebut. Mereka nampak bersenang senang penuh penjiwaan bergantian mementaskan peran yang disajikan dalam drama musikal islami.
“Acara ini murni ide dari lingkup SMP Muhammadiyah 8. Mudal adalah singkatan Muhammadiyah 8 kalau bahasa Indonesianya berarti luber. Hal terpenting adalah bagian prosesnya menata kepribadian para siswa-siswi dan kegiatan ini kami gelar tanpa anggaran dari pemerintah, kami tidak mengajukan proposal, murni dari Sekolah,” (RIEZCKY)






