Bengkalis, NUANSA POST
Ibu rumah tangga berasal dari Nias Selatan mencari anak kandungnya laki-laki yang sudah 7 tahun sejak 2018 di bawa keluarga suaminya di salah satu PT Sawit di Riau Selama 7 Tahun, Ibu ini tak berhenti mencari anaknya yang dibawa orang itu.
Ibu Rutidina Zebua datangi kediaman Wartawan di Jalan Hasim Ar pada hari Minggu 23 Maret 2025 bercerita tentang kehilangan anak kandungnya itu.
Dia pingin ketemu sama anaknya karena selama sudah di bawa oleh Beweso Laia orang itu dari tahun 2018 tak pernah kembali ketempat orang tua ya sampai ayahnya meninggal dunia. Anak laki lakinya itu tak pernah dipulangkan ke tempat orang tuanya di Faiku atau Bahili Laja makan
Ibu Rutidina Zebua mendunga , anaknya yang bernama Taorudo Laia sudah dijual oleh Beweso Laia ,maka dia tidak bisa dia kembalikan atau telepon ”Saya khawatir dan menduga, kalau anak saya itu telah dijual oleh orang yang membawanya 7 tahun yang lalu,”ungkapnya
Dengan Bahasa Nias, Rutina Sebua mengatakan harapan dia bisa ketemu anaknya Taorudo Laia dan siapa yang menjual anaknya dan siapa yang membeli semoga pihat kepolisian mempenjarakan sesuai hukum yang ada,katanya
Dengan adanya dugaan anak kandungnya yang hilang dan diduga kuat menjadi korban perdagangan anak, diharapkan aparat kepolisian Polres Bengkalis membantu mencari informasi anak yang bernama Taorudo Laia di PT Kelapa Sawit yang ada di Pulau Rupat ”Kalau ketemu harap meng hubungin nomor washapp 085265570364 .Kasihan dengan ibu itu warga dari Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara saya harap bantuan aparat kepolisian dan perusahan / sekuriti PT Kelapa Sawit siapa yang melihat yang bernama itu tolong kerja samanya.” (M SYOPRI)






